Rabu, 17 Januari 2018

Budaya Hidup Sehat



Haii semuanya !!!
Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit memberi info tentang “Budaya Hidup Sehat”. Materi yang akan saya ambil adalah Menghindari Pergaulan yang Tidak Sehat dan Meningkatkan Taraf Kecerdasan dan Ketaatan terhadap Agamanya.

  •   Menghindari Pergaulan yang Tidak Sehat ( bebas )

Pergaulan bebas identik sekali dengan namanya “Dugem” ( Dunia Gemerlap ). Sudah menjadi rahasia umum bahwa di dalamnya marak sekali peredaran narkoba. Ini identik sekali dengan seks bebas yang pada akhirnya berujung pada penyakit HIV/AIDS, dan pastinya setelah virus ini ada di kehidupan para remaja akan menjadi sangat timpang dari segala segi.
Pergaulan remaja sehat meliputi:
1.       Adanya Kesadaran Beragama bagi Remaja
Bagi anak remaja sangat diperlukan adanya pemahaman terhadap ajaran ajaran agama yang dianutnya sebagai pedoman dan petunjuk dalam menjalankan segala kegiatan di dalam kehidupan bagi para remaja. Dalam kenyataan sehari-hari menujukkan, bahwa anak-anak remaja yang melakukan kejahatan sebagian besar kurang memahami norma-norma yang terkandung dalam agama yang dianut mereka. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran beragama dalam kehidupan remaja saat ini yang sudah mulai terlupakan agama mereka agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak sehat.
2.       Memiliki Rasa Setia Kawan dan Memilih Teman
Agar dapat terjalin hubungan sosial remaja yang baik, peranan rasa setia kawan sangat dibutuhkan. Sebab kesadaran inilah yang bisa membawa kita ke kehidupan yang lebih baik atau malah menjadi ke kehidupan yang buruk. Teman bisa membawa kita menjadi lebih baik, menjadi orang yang berguna tetapi teman juga bisa menghancurkan seluruh cita-cita kita sehingga pilihlah teman yang bisa membawamu kedalam kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya dan jauhi teman yang membuatmu hancur secara perlahan.
3.       Mengisi Waktu Dengan Kegiatan Positif
Bagi mereka yang mengisi waktu senggangnya dengan bacaan yang buruk seperti novel/bacaan seks, maka hal itu akan sangat berbahaya, dan dapat menghalangi mereka untuk berbuat baik. Maka dari itu, jika ada waktu senggang manfaatkanlah waktu tersebut dengan sebaik mungkin dan bisa membuat kita menjadi seorang yang lebih produktif dan dengan hal-hal yang positif
4.       Antara Laki-laki dan Perempuan Memiliki Batasan-batasan Tertentu
Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya remaja harus menjaga jarak dengan lawan jenisnya supaya tidak ada sesuatu kejadian yang tidak diinginkan.
5.       Menstabilkan Emosi
Menstabilkan emosi merupakan hal yang sangat penting di dalam kehidupan remaja, karena sifat amarah atau emosi remaja masih sangat labil sehingga bisa menjadi bahaya ketika remaja tersebut sedang dalam keadaan emosi.


  • Meningkatkan Taraf Kecerdasan dan Ketaatan Terhadap Agamanya


Otak kita memiliki delapan jenis inteligensia. Kesemuanya bisa dioptimalkan dengan latihan banyak hal yang berbeda. Pemanfaatan delapan inteligensia ini berarti menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan otak kiri.
       Berikut penjelasan kedelapan inteligensia :
1.   Inteligensia Linguistik, yaitu kemampuan untuk menggunakan dan mengolah kata-kata secara efektif baik secara oral maupun tertulis. Kemampuan ini dapat dipertajam dengan banyak membaca seperti novel, majalah, koran, atau komik maupun dengan melakukan permainan kata misalnya berpuisi, berpidato, dll.
2.    Inteligensia logis matematika, kemampuan yang lebih berkaitan dengan penggunaan bilangan dan logika secara efektif. Kemampuan ini dikembangkan dengan membuat rencana rinci anggaran belanja dan pendapatan pribadi, keluarga, atau perusahaan, menghitung setiap kesempatan ataupun daya ingat yang terikat dengan bilangan.
3.     Inteligensia visual spasial, kemampuan untuk menangkap dunia ruang-visual secara tepat. Diasah dengan latihan mencoret-coret, menggambar, membaca peta, bermain jigsaw, membuat denah daerah atau rumah. Biasanya orang yang mempunyai kemampuan ini akan dengan mudah membayangkan suatu benda secara 3D atau tiga dimensi dengan cepat.
4.    Inteligensia kinestetik, kemampuan menggunakan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan. Diasah dengan melakukan olah fisik secara teratur, membuat prakarya, berlatih menari atau berdansa, dan mengekspresikan diri dengan tangan atau bahasa tubuh lainnya.
5.     Inteligensia Musik, kamampuan individu dalam mengubah lagu dan musik, memainkan alat musik serta memiliki kepekaan yang kuat akan keserasian dan kesadaran universal tentang berbagai pola kehidupan. Dikembangkan dengan berlatih memainkan alat musik, menyanyi dengan suara tidak sumbang dan mengingat irama lagu.
6.     Inteligensia Naturalis, kemampuan mengenali berbagai jenis flora dan fauna serta kejadian alam. Dilatih dengan mencintai binatang, mengenal berbagai nama jenis tumbuhan, meminati isu-isu sosial politik, biologi, ekologi dan mempelajarinya.
7.  Inteligensia Interpersonal, kemampuan untuk mengerti dan menjadi peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak, dan tempramen orang lain. Dikembangkan dengan cara bergaul, meminati olahraga, berlatih berorganisasi dan belajar bekerja sama
8.     Inteligensia Intrapersonal, kemampuan yang berkaitan dengan pengetahuan akan diri sendiri dan kemampuan untuk bertindak secara adaptif berdasarkan pengenalan diri itu. Dilatih dengan mencari waktu untuk menyendiri, merefleksikan hidup, mengembangkan minat dan bakat, mencoba memahami diri dan mengikuti latihan untuk mengembangkan diri.

Sekian info yang saya berikan tentang budaya hidup sehat, semoga bermanfaat bagi kalian yang membutuhkan dan tulisan ini dibuat untuk memberikan informasi dan sebagai tugas penjaskes saya.