Haii semuanya !!!
Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit memberi info
tentang “Budaya Hidup Sehat”. Materi yang akan saya ambil adalah Menghindari
Pergaulan yang Tidak Sehat dan Meningkatkan Taraf Kecerdasan dan Ketaatan
terhadap Agamanya.
- Menghindari Pergaulan yang Tidak Sehat ( bebas )
Pergaulan bebas identik sekali dengan namanya “Dugem” ( Dunia Gemerlap ).
Sudah menjadi rahasia umum bahwa di dalamnya marak sekali peredaran narkoba. Ini
identik sekali dengan seks bebas yang pada akhirnya berujung pada penyakit
HIV/AIDS, dan pastinya setelah virus ini ada di kehidupan para remaja akan
menjadi sangat timpang dari segala segi.
Pergaulan remaja sehat meliputi:
1.
Adanya Kesadaran Beragama bagi Remaja
Bagi anak remaja sangat diperlukan adanya pemahaman terhadap ajaran
ajaran agama yang dianutnya sebagai pedoman dan petunjuk dalam menjalankan
segala kegiatan di dalam kehidupan bagi para remaja. Dalam kenyataan
sehari-hari menujukkan, bahwa anak-anak remaja yang melakukan kejahatan sebagian
besar kurang memahami norma-norma yang terkandung dalam agama yang dianut
mereka. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran beragama dalam kehidupan remaja
saat ini yang sudah mulai terlupakan agama mereka agar tidak terjerumus ke
dalam pergaulan yang tidak sehat.
2.
Memiliki Rasa Setia Kawan dan Memilih Teman
Agar dapat terjalin hubungan sosial remaja yang baik, peranan rasa setia
kawan sangat dibutuhkan. Sebab kesadaran inilah yang bisa membawa kita ke
kehidupan yang lebih baik atau malah menjadi ke kehidupan yang buruk. Teman bisa
membawa kita menjadi lebih baik, menjadi orang yang berguna tetapi teman juga
bisa menghancurkan seluruh cita-cita kita sehingga pilihlah teman yang bisa
membawamu kedalam kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya dan jauhi teman
yang membuatmu hancur secara perlahan.
3.
Mengisi Waktu Dengan Kegiatan Positif
Bagi mereka yang mengisi waktu senggangnya dengan bacaan yang buruk
seperti novel/bacaan seks, maka hal itu akan sangat berbahaya, dan dapat
menghalangi mereka untuk berbuat baik. Maka dari itu, jika ada waktu senggang
manfaatkanlah waktu tersebut dengan sebaik mungkin dan bisa membuat kita
menjadi seorang yang lebih produktif dan dengan hal-hal yang positif
4.
Antara Laki-laki dan Perempuan Memiliki
Batasan-batasan Tertentu
Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya remaja harus
menjaga jarak dengan lawan jenisnya supaya tidak ada sesuatu kejadian yang
tidak diinginkan.
5.
Menstabilkan Emosi
Menstabilkan
emosi merupakan hal yang sangat penting di dalam kehidupan remaja, karena sifat
amarah atau emosi remaja masih sangat labil sehingga bisa menjadi bahaya ketika
remaja tersebut sedang dalam keadaan emosi.
- Meningkatkan Taraf Kecerdasan dan Ketaatan Terhadap Agamanya
Otak kita memiliki delapan jenis
inteligensia. Kesemuanya bisa dioptimalkan dengan latihan banyak hal yang
berbeda. Pemanfaatan delapan inteligensia ini berarti menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan otak kiri.
Berikut penjelasan kedelapan inteligensia :
1. Inteligensia Linguistik, yaitu kemampuan untuk
menggunakan dan mengolah kata-kata secara efektif baik secara oral maupun
tertulis. Kemampuan ini dapat dipertajam dengan banyak membaca seperti novel,
majalah, koran, atau komik maupun dengan melakukan permainan kata misalnya
berpuisi, berpidato, dll.
2. Inteligensia logis matematika, kemampuan yang
lebih berkaitan dengan penggunaan bilangan dan logika secara efektif. Kemampuan
ini dikembangkan dengan membuat rencana rinci anggaran belanja dan pendapatan
pribadi, keluarga, atau perusahaan, menghitung setiap kesempatan ataupun daya
ingat yang terikat dengan bilangan.
3. Inteligensia visual spasial, kemampuan untuk
menangkap dunia ruang-visual secara tepat. Diasah dengan latihan
mencoret-coret, menggambar, membaca peta, bermain jigsaw, membuat denah daerah
atau rumah. Biasanya orang yang mempunyai kemampuan ini akan dengan mudah
membayangkan suatu benda secara 3D atau tiga dimensi dengan cepat.
4. Inteligensia kinestetik, kemampuan menggunakan
tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan. Diasah dengan
melakukan olah fisik secara teratur, membuat prakarya, berlatih menari atau
berdansa, dan mengekspresikan diri dengan tangan atau bahasa tubuh lainnya.
5. Inteligensia Musik, kamampuan individu dalam
mengubah lagu dan musik, memainkan alat musik serta memiliki kepekaan yang kuat
akan keserasian dan kesadaran universal tentang berbagai pola kehidupan. Dikembangkan
dengan berlatih memainkan alat musik, menyanyi dengan suara tidak sumbang dan
mengingat irama lagu.
6.
Inteligensia Naturalis, kemampuan mengenali
berbagai jenis flora dan fauna serta kejadian alam. Dilatih dengan mencintai
binatang, mengenal berbagai nama jenis tumbuhan, meminati isu-isu sosial
politik, biologi, ekologi dan mempelajarinya.
7. Inteligensia Interpersonal, kemampuan untuk
mengerti dan menjadi peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak, dan
tempramen orang lain. Dikembangkan dengan cara bergaul, meminati olahraga,
berlatih berorganisasi dan belajar bekerja sama
8.
Inteligensia Intrapersonal, kemampuan yang
berkaitan dengan pengetahuan akan diri sendiri dan kemampuan untuk bertindak
secara adaptif berdasarkan pengenalan diri itu. Dilatih dengan mencari waktu
untuk menyendiri, merefleksikan hidup, mengembangkan minat dan bakat, mencoba
memahami diri dan mengikuti latihan untuk mengembangkan diri.
Sekian info yang saya berikan tentang budaya hidup sehat,
semoga bermanfaat bagi kalian yang membutuhkan dan tulisan ini dibuat untuk
memberikan informasi dan sebagai tugas penjaskes saya.









Photo via:rajatourbandung



























Photo via debucung






























